TNI/POLRI

Bukan Sekadar Polisi, Aiptu Arif Ikut Bersihkan Masjid Bersama komunitas Bersih-bersih Masjid

 

PAREPARE,fokustime.id— Ada yang menarik di balik rutinitas membersihkan Masjid Baitul Jamil, Jalan Bau Massepe, Sumpang Minangae, Kelurahan Lumpue, Kecamatan Bacukiki Barat, Parepare, Sabtu (12/9/2026) pagi.

 

Di antara para relawan yang datang membawa perlengkapan kebersihan, tampak Aiptu Muhammad Arif, PS Kanit Propam Polsek Soreang Polres Parepare. Ia ikut menyapu, mengepel lantai, merapikan karpet hingga membersihkan mimbar kayu tempat khatib menyampaikan khutbah.

 

Bagi Aiptu Arif, aktivitas tersebut bukan kegiatan yang baru dikenalnya. Ia telah ikut dalam gerakan Bersih-Bersih Masjid bersama komunitas tersebut selama kurang lebih empat tahun.

 

Selama itu pula, ia menjadi bagian dari aktivitas sosial yang digelar rutin setiap Sabtu pagi. Kali ini, kegiatan memasuki pekan ke-366 dengan Masjid Baitul Jamil sebagai sasaran.

 

> “Kurang lebih sudah empat tahun saya ikut bersama komunitas ini. Bagi saya, kegiatan seperti ini sederhana, tetapi manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Aiptu Muhammad Arif.

 

Ia mengatakan, membersihkan masjid bukan semata-mata pekerjaan fisik. Ada kepedulian dan kebersamaan yang ikut dibangun ketika masyarakat bersama-sama merawat rumah ibadah.

 

Menurut Aiptu Arif, keterlibatan dalam kegiatan sosial seperti ini juga menjadi cara untuk membangun kedekatan dengan masyarakat di luar tugas kepolisian sehari-hari.

 

> “Kita tidak hanya hadir ketika ada persoalan. Kalau ada kegiatan positif di tengah masyarakat, tentu kita juga ingin ikut mengambil bagian,” katanya.

 

Ia berharap kegiatan Bersih-Bersih Masjid dapat terus berjalan dan semakin banyak masyarakat yang terlibat.

 

Komunitas Bersih-Bersih Masjid Kota Parepare telah menjalankan kegiatan tersebut hingga pekan ke-366.

 

Setiap Sabtu mulai pukul 07.30 Wita, para relawan secara bergiliran mendatangi masjid-masjid di Kota Parepare, termasuk sejumlah masjid di wilayah perbatasan.

 

Jargon **“Bersih Masjidnya, Bersih Hatinya”** menjadi semangat yang dibawa dalam kegiatan tersebut.

 

Pekan ke-366 kali ini berlangsung di Masjid Baitul Jamil. Tidak ada pekerjaan yang terlalu kecil. Menyapu lantai, mengepel, merapikan karpet hingga membersihkan mimbar menjadi bagian dari upaya bersama menjaga kenyamanan rumah ibadah.

 

Konsistensi selama ratusan pekan membuat gerakan ini tidak lagi sekadar kegiatan bersih-bersih biasa. Ia telah menjadi kebiasaan sosial yang mempertemukan relawan dari berbagai latar belakang untuk melakukan hal sederhana dengan manfaat yang langsung dirasakan.

 

Bagi Aiptu Arif, empat tahun keterlibatan tersebut menjadi pengingat bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak selalu harus dilakukan melalui pekerjaan besar.

 

Kadang, cukup dengan datang pada Sabtu pagi, memegang sapu, mengangkat karpet, atau membersihkan bagian masjid yang luput dari perhatian.

 

> “Selama masih diberi kesempatan dan kemampuan, insyaallah saya akan terus ikut. Yang penting masjid bersih, jemaah nyaman, dan kegiatan ini bisa terus berjalan,” ujarnya.

 

Dari Masjid Baitul Jamil, gerakan itu kembali meninggalkan hasil yang sederhana tetapi nyata: ruang ibadah yang lebih bersih dan nyaman, serta semangat gotong royong yang terus dijaga hingga pekan ke-366.

(Umar)

Exit mobile version