Daerah

Ampuh Sultra Resmi Melaporkan Dugaan Penambangan Pasir Ilegal Di Kali Konaweeha, Desak Polisi Segera Bertindak.

 

Sultra, fokustime.id – Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (Ampuh) Sulawesi Tenggara (Sultra) resmi melaporkan dugaan penambangan Pasir secara ilegal di Kali Konaweeha, Desa Tuoy, Kec. Unaaha, Kab. Konawe.

Dalam laporannya, Ampuh Sultra mengungkapkan beberapa nama yang diduga terlibat dalam kegiatan pertambangan tanpa izin (PETI) di Kali Konaweeha.

“Terduga ada 6 orang sudah kami sampaikan diantaranya HT, N, ADM, SDM, JSN dan satu orang oknum Kepala Desa”. Ucapnya kepada media ini, Jumat, (17/4/26).

Ia menambahkan, selain nama-nama terduga, pihaknya juga telah menyerahkan bukti dokumentasi kegiatan pada saat pemuatan di lokasi.

“Sudah kami serahkan, dokumentasi Eksavator yang sedang memuat Pasir ke Dump Truck. Untuk lokasi pembongkarannya kami serahkan ke Kepolisian untuk menyelidiki lebih lanjut. Kami hanya memastikan bahwa benar di Kali Konaweeha ada kegiatan penambangan secara ilegal”. Jelasnya

Pihaknya berharap agar Kepolisian tidak hanya menindak para pelaku penambang pasir secara ilegal di Kali Konaweeha, melainkan pihak yang diduga menadah material hasil tambang tersebut juga harus diusut dan diproses hukum.

“Jadi target kami bukan hanya di penambangnya saja, tetapi harapan kami agar Kepolisian juga bisa membongkar dan mengungkap penadah material tersebut”. Imbuhnya

Ditanya soal adanya perundingan antara masyarakat dan diduga pelaku penambangan pasir ilegal melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD Kab. Konawe, pihaknya mengatakan tak ingin ikut campur urusan mereka.

Menurutnya, penambangan ilegal adalah kewenangan kepolisian dan wajib untuk ditindak. Artinya kasus penambangan ilegal tidak dapat dihentikan hanya karena pelapor dan pelaku sudah damai lewat RDP di DPRD.

“Sejak kapan kasus kejahatan di putuskan dalam RDP di DPRD?” Tanya Hendro

Ia melanjutkan, bahwa justru dengan adanya RDP di DPRD tersebut telah membuka fakta dengan jelas tentang pelaku penambangan pasir secara ilegal di Kali Konaweeha.

“Justru ini memperkuat fakta, bahwa benar ada aktivitas penambangan ilegal di Kali Konaweeha sekaligus mengungkap siapa pelakunya. Artinya Kepolisian tidak usah capek-capek lagi mencari pelakunya karena sudah muncul di RDP”. Tutupnya

(Umar)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Exit mobile version