Daerah

Usai Jambore dan Temu Kader PKK Kabupaten Maros, Lapangan Andi Baso Camba Justru Dipenuhi Sampah

×

Usai Jambore dan Temu Kader PKK Kabupaten Maros, Lapangan Andi Baso Camba Justru Dipenuhi Sampah

Sebarkan artikel ini

 

MAROS ,fokustime.id– Kegiatan Jambore dan Temu Kader PKK tingkat Kabupaten Maros yang berlangsung di Lapangan Andi Baso Camba pada 30 Oktober hingga 1 November 2026, menyisakan persoalan serius terkait kebersihan lingkungan. Pasalnya, setelah kegiatan tersebut berakhir, sampah terlihat berserakan di sejumlah titik area lapangan.

 

Berdasarkan pantauan tim Fokustime saat melintas di Jalan Poros Maros-Bone, tim menyempatkan diri singgah untuk melihat langsung kondisi Lapangan Andi Baso Camba pasca kegiatan. Ironisnya, fasilitas umum yang sebelumnya menjadi pusat pelaksanaan kegiatan tersebut justru terlihat dipenuhi sampah yang belum tertangani dengan baik.

 

Kondisi ini cukup disayangkan. Terlebih, selama kegiatan berlangsung, pihak penyelenggara menghadirkan sejumlah artis jebolan Kontes Dangdut Indonesia (KDI) untuk memeriahkan acara. Namun, di balik kemeriahan kegiatan tersebut, persoalan kebersihan lingkungan seolah luput dari perhatian setelah acara selesai.

 

Padahal, Lapangan Andi Baso Camba merupakan fasilitas umum yang berada di lingkungan pendidikan. Di sekitar lokasi terdapat sejumlah sekolah, mulai dari tingkat TK, SMP hingga SMA sederajat.

 

Kondisi sampah yang berserakan dikhawatirkan memberikan contoh dan edukasi yang kurang baik kepada para pelajar mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

 

Salah seorang warga yang ditemui tim Fokustime, namun meminta identitasnya dirahasiakan, mengungkapkan kekecewaannya terhadap kondisi tersebut.

 

Menurutnya, persoalan sampah setelah kegiatan di lapangan itu bukan kali pertama terjadi. Ia menilai panitia penyelenggara kerap kurang memperhatikan kebersihan setelah kegiatan berakhir.

 

“Setiap ada kegiatan di lapangan ini, begitu acara selesai, panitia penyelenggara seolah mengesampingkan persoalan sampah. Padahal, kami sebagai masyarakat yang merasakan dampaknya. Pemandangannya kurang elok, apalagi orang yang melintas di Jalan Poros Maros-Bone pasti akan melihat Lapangan Andi Baso Camba dipenuhi sampah berserakan,” ungkap warga tersebut.

 

Ia juga berharap pemerintah Kecamatan Camba dapat mengambil langkah tegas dengan membuat aturan yang jelas bagi setiap pihak yang ingin menggunakan fasilitas Lapangan Andi Baso Camba.

 

“Alangkah bagusnya jika pemerintah kecamatan memberikan penegasan kepada siapa pun yang ingin menggunakan fasilitas Lapangan Andi Baso Camba. Silakan menggunakan lapangan tersebut untuk kegiatan apa saja, tetapi dengan catatan kebersihan harus tetap dijaga. Setelah acara selesai, lokasi harus kembali bersih seperti semula,” harapnya.

 

Persoalan ini menjadi perhatian bersama, sebab keberhasilan sebuah kegiatan tidak semestinya hanya diukur dari kemeriahan acara, banyaknya peserta, maupun hiburan yang dihadirkan. Tanggung jawab terhadap kebersihan lingkungan juga harus menjadi bagian penting dari penyelenggaraan kegiatan.

 

Pemerintah Kecamatan Camba diharapkan dapat mengevaluasi penggunaan fasilitas umum tersebut dengan menerapkan aturan atau kewajiban bagi setiap penyelenggara kegiatan untuk membersihkan area lapangan setelah acara selesai.

 

Jangan sampai fasilitas publik yang seharusnya dijaga dan dimanfaatkan bersama justru menjadi korban dari kegiatan yang tidak disertai tanggung jawab terhadap lingkungan

(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *