TNI/POLRI

Gerak Cepat Pascasurvei Kapolda Sultra, Tiga Trouble Spot di Kendari Langsung Dikerjakan

×

Gerak Cepat Pascasurvei Kapolda Sultra, Tiga Trouble Spot di Kendari Langsung Dikerjakan

Sebarkan artikel ini

 

KENDARI, fokustime.id– Ditlantas Polda Sulawesi Tenggara bersama instansi terkait terus bergerak menindaklanjuti hasil joint survey trouble spot yang sebelumnya dipimpin langsung Kapolda Sultra Irjen Pol. Dr. Himawan Bayu Aji, S.H., S.I.K., M.H., di sejumlah titik permasalahan lalu lintas di Kota Kendari.

 

Tindak lanjut tersebut dilakukan melalui penerapan rekayasa lalu lintas, perbaikan infrastruktur jalan, hingga penataan kembali akses putar balik kendaraan pada lokasi yang selama ini berpotensi menimbulkan kepadatan maupun konflik lalu lintas.

 

Direktur Lalu Lintas Polda Sultra Kombes Pol. Dr. Argowiyono, S.H., S.I.K., M.Si. mengatakan, penanganan trouble spot tidak berhenti pada kegiatan survei, namun dilanjutkan dengan aksi konkret bersama instansi yang memiliki kewenangan sesuai permasalahan di lapangan.

 

“Bapak Kapolda telah turun langsung melihat kondisi faktual bersama seluruh stakeholder. Setelah permasalahan diidentifikasi, masing-masing instansi langsung bergerak melakukan langkah penanganan. Ditlantas selanjutnya melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap efektivitasnya,” ujar Dirlantas.

 

Salah satu tindak lanjut dilakukan di Simpang Empat Taman Lalu Lintas Polda Sultra, dengan pengoperasian traffic light portabel bersama Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD).

 

Penggunaan perangkat tersebut menjadi salah satu inovasi rekayasa lalu lintas yang diterapkan secara adaptif menyesuaikan kondisi persimpangan. Dari hasil pemantauan awal, pengaturan tersebut memberikan dampak positif terhadap kelancaran arus kendaraan.

 

Ditlantas bersama BPTD selanjutnya akan melakukan evaluasi sekaligus meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat agar pengguna jalan memahami pola pengaturan yang baru dan disiplin mematuhi isyarat lampu lalu lintas.

 

Penanganan juga dilakukan di Simpang Pasar Baru Kota Kendari. Bidang Bina Marga Kota Kendari melakukan perbaikan dan perataan bahu jalan yang selanjutnya akan diperkeras menggunakan beton.

 

Perbaikan tersebut ditujukan untuk mengurangi perbedaan ketinggian antara badan jalan dengan bahu jalan sehingga kendaraan yang akan berbelok kiri langsung dapat bergerak lebih lancar tanpa menghambat arus utama.

 

Sementara itu, di kawasan Lepo-lepo, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) melakukan penataan akses putar balik dengan menutup U-Turn di dekat SDN 2 Lepo-lepo serta membuka U-Turn di depan Kantor Kelurahan Lepo-lepo.

 

U-Turn yang ditutup menggunakan barier beton diperkuat besi siku sehingga tidak mudah dipindahkan. Sedangkan pembukaan akses putar balik baru diharapkan dapat membagi pergerakan kendaraan serta mengurangi penumpukan kendaraan yang selama ini terkonsentrasi pada U-Turn kawasan Toko Damai.

 

Menurut Dirlantas, seluruh langkah tersebut akan terus dievaluasi berdasarkan perkembangan arus lalu lintas di lapangan.

 

“Rekayasa lalu lintas bukan sesuatu yang statis. Setelah diterapkan harus kita lihat kembali dampaknya. Apakah arus lebih lancar, apakah potensi konflik berkurang, dan yang paling utama apakah keselamatan masyarakat semakin baik,” jelasnya.

 

Ditlantas Polda Sultra juga mengapresiasi respons cepat BPTD, BPJN, Pemerintah Kota Kendari melalui jajaran Bina Marga, serta seluruh stakeholder yang terlibat dalam penanganan permasalahan lalu lintas tersebut.

 

Langkah ini sekaligus menjadi implementasi semangat “Polisi Bersama Masyarakat – Hadir, Berbuat, Bermanfaat”, di mana kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya sebatas melakukan pengaturan dan penindakan, tetapi juga mendorong penyelesaian persoalan lalu lintas secara kolaboratif dan berkelanjutan.

 

“Tujuan akhirnya sederhana, masyarakat dapat menggunakan jalan dengan lebih aman, tertib dan lancar. Permasalahan yang kita temukan di lapangan harus menghasilkan tindak lanjut yang nyata dan manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat,” pungkas Dirlantas.

 

Ditlantas Polda Sultra akan terus melakukan pemantauan terhadap sejumlah titik trouble spot lainnya serta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menentukan langkah perbaikan lanjutan sesuai kondisi faktual di lapangan.

(Umar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *