TNI/POLRI

Cegah Bentrok Susulan Di Lebang, Polres Palopo Perketat Pengamanan Dan Imbau Warga Tahan Diri

×

Cegah Bentrok Susulan Di Lebang, Polres Palopo Perketat Pengamanan Dan Imbau Warga Tahan Diri

Sebarkan artikel ini

 

 

Palopo, fokustime.id- Aksi saling lempar batu antar-kelompok warga pecah di Kelurahan Lebang, Kecamatan Wara Barat, Kota Palopo, Kamis (22/10/2026) malam sekitar pukul 22.10 WITA.

 

Insiden tersebut dipicu oleh pelemparan batu yang mendadak mengenai atap dan dinding rumah milik seorang petani setempat, An (68). Kejadian tersebut memancing reaksi warga hingga memicu aksi saling balat atau baku lempar antar-kedua belah pihak.

 

Situasi sempat memanas ketika imbauan petugas di lapangan tidak diindahkan oleh massa. Sejumlah warga yang berkumpul bahkan sempat memukul tiang listrik untuk mengumpulkan massa sembari terus melakukan aksi penyerangan balasan.

 

Merespons kejadian tersebut, personel gabungan dari Polres Palopo dan Polsek Wara bersama tim pengamanan wilayah setempat langsung diterjunkan ke lokasi untuk meredam potensi bentrokan yang lebih besar.

 

Petugas kepolisian bergerak cepat mengisolasi area konflik dan berupaya menenangkan warga terdampak agar tidak melakukan aksi aksi aksi balasan susulan yang berpotensi meluas.

 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai rincian kerugian material maupun korban luka-luka akibat aksi saling lempar batu tersebut. Namun, kerusakan awal teridentifikasi pada bagian atap dan dinding bangunan rumah milik Arifin.

 

Personel gabungan dari Polres Palopo dan Polsek Wara masih disiagakan ketat di tempat kejadian perkara (TKP) guna mengantisipasi bentrok susulan serta memastikan situasi di Kelurahan Lebang kembali kondusif.

 

Pihak kepolisian mengimbau seluruh masyarakat setempat untuk menahan diri, tidak terprovokasi isu-isu yang belum pasti, serta menyerahkan sepenuhnya proses penanganan keamanan dan hukum kepada aparat kepolisian.

(Umar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *