KENDARI ,fokustime.id– Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Tenggara melalui Patroli Biru bergerak menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait aktivitas sekelompok pemuda yang dinilai berpotensi mengganggu ketertiban dan kenyamanan warga, khususnya pada malam hingga dini hari.
Keluhan tersebut sebelumnya disampaikan masyarakat secara langsung kepada Kapolda Sulawesi Tenggara saat melaksanakan kegiatan Jumat Keliling di Masjid Raudhatul Mujahidin, Andonohu, pada Jumat, 16 Oktober 2026. Dalam kesempatan tersebut, warga menyampaikan adanya kelompok pemuda yang kerap berkumpul hingga larut malam dan menggunakan sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis atau knalpot brong, sehingga menimbulkan kebisingan dan mengganggu kenyamanan lingkungan.
Menindaklanjuti aspirasi tersebut, Ditlantas Polda Sultra melalui Patroli Biru melaksanakan patroli skala besar pada Sabtu dini hari dengan menyasar lokasi-lokasi yang menjadi tempat berkumpulnya kelompok pemuda serta titik-titik yang berpotensi menimbulkan gangguan Kamseltibcarlantas.
Kapolda Sultra, Irjen Pol. Dr. Himawan Bayu Aji, S.H.,S.I.K.,M.H. melalui Direktur Lalu Lintas Polda Sulawesi Tenggara, Kombes Pol. Dr. Argowiyono, S.H.,S.I.K.,M.Si. menerangkan, bahwa dalam kegiatan tersebut, personel tidak hanya melakukan penertiban, tetapi juga memberikan imbauan dan edukasi kepada para pemuda agar bersama-sama menjaga ketertiban lingkungan, menghormati kenyamanan masyarakat serta mematuhi ketentuan berlalu lintas dalam penggunaan kendaraan bermotor.
Dari kegiatan di lokasi tersebut, 9 pengendara diberikan teguran, sementara 1 kendaraan diamankan karena tidak dapat menunjukkan kelengkapan surat kendaraan yang sah.
Dijelaskan juga oleh Kombes Pol. Dr. Argowiyono, S.H., S.I.K.,M.Si. Upaya serupa juga dilaksanakan secara serentak oleh jajaran Satuan Lalu Lintas di wilayah hukum Polda Sultra. Patroli menyasar 59 titik kerawanan dengan berbagai langkah preventif maupun penegakan hukum.
Dalam kegiatan tersebut tercatat 234 tindakan terhadap pelanggaran lalu lintas, sebagai bagian dari upaya menciptakan situasi lalu lintas dan lingkungan masyarakat yang aman, tertib, dan nyaman.
” Namun demikian, banyaknya patroli maupun jumlah penindakan bukanlah ukuran utama keberhasilan. Tujuan akhirnya adalah terbangunnya kepatuhan serta hadirnya rasa aman dan nyaman yang benar-benar dirasakan masyarakat “, ungkap Dirlantas.
Selanjutnya, Dirlantas Polda Sultra juga menegaskan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari implementasi kebijakan Kapolri “Polisi Bersama Masyarakat”, yang diwujudkan melalui semangat Hadir, Berbuat, dan Bermanfaat.
” Hadir, mendengar langsung keluhan dan kebutuhan masyarakat.
Berbuat, dengan segera mengambil langkah nyata di lapangan.
Bermanfaat, ketika kehadiran dan tindakan kepolisian mampu menghadirkan ketertiban, keselamatan, serta kenyamanan bagi masyarakat “, pungkas Kombes Pol. Dr. Argowiyono.
Melalui Patroli Biru, Ditlantas Polda Sultra terus berupaya memastikan kehadiran Polantas tidak sekadar terlihat di jalan, tetapi benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam menjaga keamanan dan kenyamanan pada malam hingga pagi hari.
(Umar)













