BAUBAU, fokustime.id— Dandim 1413/Buton memimpin pemeriksaan dan evaluasi kendaraan dinas di halaman Makodim 1413/Buton, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Wangkanapi, Kecamatan Wolio, Kota Baubau, Senin (12/10/2026). Kegiatan ini bertujuan memastikan kesiapan sarana operasional dalam mendukung pelaksanaan tugas pembinaan wilayah.
Pemeriksaan meliputi kondisi fisik kendaraan, kelengkapan surat-surat, sistem mesin, serta pemeliharaan yang dilakukan personel, khususnya Babinsa yang menggunakan kendaraan untuk menjangkau wilayah binaan.
Dalam kesempatan tersebut, Dandim mengingatkan seluruh personel agar merawat kendaraan dinas secara rutin dan melaporkan kondisi serta pemeliharaannya kepada Pasilog Kodim 1413/Buton. Ia juga menegaskan bahwa kendaraan dinas harus digunakan sesuai ketentuan dan tidak boleh disalahgunakan untuk kepentingan di luar kedinasan.
“Setiap personel harus bertanggung jawab menjaga dan merawat kendaraan dinas yang digunakan. Laksanakan pemeriksaan secara berkala, patuhi jadwal perawatan, dan segera laporkan apabila ditemukan kerusakan agar kendaraan selalu dalam kondisi siap mendukung pelaksanaan tugas,” ujar Dandim.
Pada sesi evaluasi, Dandim meninjau kondisi kendaraan serta catatan pemeliharaan untuk mengetahui bagian yang memerlukan perbaikan lebih lanjut. Disiplin dalam perawatan dinilai penting agar kendaraan tetap berfungsi optimal dan dapat diandalkan saat Babinsa melaksanakan tugas di wilayah binaan.
Menjelang penutupan kegiatan, Dandim turut menyampaikan informasi mengenai penerimaan prajurit TNI Angkatan Darat kepada para Babinsa. Ia mengarahkan agar informasi tersebut disosialisasikan kepada masyarakat di wilayah binaan, sekaligus mengingatkan bahwa proses penerimaan prajurit dilaksanakan secara gratis dan tidak dipungut biaya.
Melalui pemeriksaan dan evaluasi ini, kesiapan kendaraan dinas diharapkan tetap terjaga untuk menunjang kelancaran tugas Babinsa. Sementara itu, penyampaian informasi rekrutmen pada akhir kegiatan menjadi bagian dari upaya membantu masyarakat memperoleh informasi penerimaan prajurit TNI AD secara benar sesuai ketentuan yang berlaku.
(Umar)













