Soppeng,fokustime.id – Polres Soppeng memperkuat langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) melalui pembinaan dan komitmen bersama dengan pemerintah desa, kepala dusun serta masyarakat di wilayah Kabupaten Soppeng.
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Tantya Sudhirajati Polres Soppeng, Jalan Latenri Bali, Kelurahan Lalabata Rilau, Kecamatan Lalabata, Rabu, 23 September 2026, sekitar pukul 09.30 WITA.
Kegiatan dipimpin langsung Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H.
Kegiatan ini dihadiri Kasubag Dal Ops Polres Soppeng Kompol Tajuddin, Kasat Intelkam AKP Ahmad, Kasat Reskrim IPTU Firman, S.H., M.H., para Kapolsek jajaran, para kepala desa dan kepala dusun, masyarakat yang terdampak Karhutla serta sejumlah tamu undangan.
Dalam kegiatan tersebut, Polres Soppeng menekankan pentingnya membangun kepedulian bersama dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Upaya pencegahan dinilai perlu dilakukan sejak dini dengan melibatkan unsur kepolisian, pemerintah di tingkat desa hingga masyarakat.
Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto mengatakan, pencegahan Karhutla tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kepedulian dan komunikasi yang aktif antara aparat kepolisian, pemerintah desa, kepala dusun dan masyarakat untuk mengenali potensi terjadinya kebakaran serta mengambil langkah pencegahan.
“Karhutla harus kita cegah sejak dini. Karena itu, kami mengajak pemerintah desa, kepala dusun dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera menyampaikan informasi apabila menemukan adanya potensi maupun kejadian kebakaran,” ujar AKBP Hari Budiyanto.
Menurutnya, keberadaan masyarakat di wilayah masing-masing menjadi bagian penting dalam mendukung upaya pencegahan. Edukasi dan pembinaan diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, khususnya pada lahan dan kawasan yang mudah terbakar.
“Komitmen ini bukan hanya sebatas pertemuan, tetapi harus diwujudkan melalui kepedulian dan tindakan nyata di lapangan. Kami dari kepolisian akan terus membangun koordinasi dengan seluruh pihak sebagai bagian dari upaya menjaga wilayah Soppeng dari ancaman Karhutla,” tegasnya.
Kapolres juga menekankan kepada jajaran untuk terus mengedepankan langkah preventif dan memperkuat koordinasi dengan pemerintah desa serta masyarakat, sehingga potensi Karhutla dapat diketahui dan ditangani sedini mungkin.
Melalui kegiatan tersebut, Polres Soppeng berharap terbentuk kesadaran bersama dalam menjaga lingkungan sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian, pemerintah desa dan masyarakat dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Soppeng.
(Umar)











