Kendari ,fokustime.id– Keselamatan lalu lintas bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian. Di balik terciptanya jalan yang aman dan tertib, terdapat peran masyarakat, tenaga pendidik, komunitas, relawan hingga personel Polantas yang secara konsisten memberikan waktu, tenaga dan kepeduliannya bagi keselamatan sesama.
Semangat itulah yang menjadi dasar Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Tenggara memberikan Lantas Award 2026 dalam rangka memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71.
Penghargaan diberikan kepada figur dan kelompok yang dinilai memiliki kepedulian, konsistensi serta kontribusi nyata dalam membangun budaya tertib dan keselamatan berlalu lintas di Sulawesi Tenggara.
APRESIASI UNTUK MASYARAKAT PENGGERAK KESELAMATAN
Dalam kategori Tokoh Penggerak Keselamatan, penghargaan diberikan kepada Kepala SMAN 4 Kendari atas komitmennya dalam mendukung terciptanya budaya keselamatan berlalu lintas di lingkungan pendidikan.
Kategori Guru Pengajar Peduli Keselamatan diberikan kepada Bapak Edi dari SMAN 1 Kendari, sebagai bentuk apresiasi kepada tenaga pendidik yang secara konsisten menanamkan nilai disiplin dan keselamatan berlalu lintas kepada generasi muda.
Penghargaan Komunitas Penggerak Keselamatan diberikan kepada Abu Langit Official, atas partisipasi dan kepeduliannya dalam menyuarakan pesan-pesan keselamatan kepada masyarakat.
Sementara itu, Ade Ardiansyah menerima penghargaan kategori Masyarakat Peduli Keselamatan, atas kontribusi dan kepeduliannya dalam mendukung terwujudnya keselamatan berlalu lintas.
Dedikasi masyarakat yang hadir secara langsung di jalan juga mendapat perhatian khusus. Bapak Yogi, relawan yang selama ini membantu masyarakat di area perlintasan, menerima penghargaan kategori Relawan Perlintasan.
Dari unsur transportasi berbasis komunitas, Pader Ojol Kendari menerima penghargaan kategori Komunitas Peduli Keselamatan Transportasi, sebagai apresiasi atas perannya mengajak sesama pengemudi serta masyarakat untuk mengutamakan tertib dan keselamatan dalam berkendara.
GENERASI MUDA MENJADI BAGIAN DARI GERAKAN KESELAMATAN
Lantas Award 2026 juga memberikan ruang khusus kepada generasi muda.
Penghargaan Duta Keselamatan Pelajar diberikan kepada Patroli Keamanan Sekolah (PKS) SMPN 4 Kendari dan PKS SMPN 15 Kendari.
Kehadiran para pelajar tersebut menjadi simbol bahwa membangun budaya tertib berlalu lintas harus dimulai sejak dini. Keselamatan bukan hanya tentang memahami rambu dan aturan, tetapi tentang membangun karakter disiplin, kepedulian dan tanggung jawab terhadap sesama pengguna jalan.
TIGA POLISI INSPIRATIF DARI SULAWESI TENGGARA
Tidak hanya masyarakat, pada kesempatan tersebut Ditlantas Polda Sultra juga memberikan apresiasi kepada personel Polri yang dinilai memiliki dedikasi dan keteladanan dalam menjalankan tugas pelayanan lalu lintas.
Penghargaan Polisi Inspiratif Polda diberikan kepada IPDA M. Armin.
Penghargaan Polisi Inspiratif Wilayah Kepulauan diberikan kepada AIPTU M. Fitrah.
Sedangkan penghargaan Polisi Inspiratif Wilayah Daratan diberikan kepada BRIGADIR Ihsan Siddiq.
Ketiga personel tersebut menjadi representasi semangat bahwa tugas Polantas tidak berhenti pada pengaturan, penjagaan maupun penegakan hukum, tetapi juga menghadirkan nilai kemanusiaan, keteladanan dan pelayanan yang manfaatnya dirasakan masyarakat.
KESELAMATAN ADALAH KERJA BERSAMA
Lantas Award 2026 membawa pesan bahwa keberhasilan mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas tidak dapat dilakukan kepolisian sendiri.
Dibutuhkan keterlibatan sekolah yang mendidik generasi muda, guru yang terus mengingatkan, komunitas yang menggerakkan anggotanya, pengemudi yang menjadi teladan, relawan yang hadir membantu di jalan, masyarakat yang peduli, serta personel Polantas yang bekerja dengan ketulusan.
Melalui penghargaan ini, Ditlantas Polda Sultra ingin menghadirkan panggung apresiasi bagi mereka yang selama ini mungkin bekerja tanpa banyak sorotan, namun kehadirannya memberikan manfaat nyata bagi keselamatan orang lain.
Lantas Award bukan sekadar penghargaan, tetapi pesan bahwa setiap orang dapat mengambil bagian dalam menjaga keselamatan.
Karena pada akhirnya, keselamatan lalu lintas bukan hanya tentang jalan, kendaraan dan aturan. Keselamatan adalah tentang menjaga manusia dalam setiap perjalanan.
(Umar)













