Sinjai ,fokustime.id– Upaya mencegah terjadinya aksi perundungan atau bullying di lingkungan pendidikan terus dilakukan jajaran Kepolisian Resor Sinjai. Salah satunya melalui kegiatan pembinaan dan penyuluhan (Binluh) yang menyasar para siswa sekolah dasar sebagai langkah menanamkan karakter positif dan sikap saling menghargai sejak usia dini.
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Ps. Kanit Binmas Polsek Sinjai Utara Aiptu Catur Wahyu Anggono, di SD Negeri No. 82 Tokinjong, Jalan Teratai No. 7, Kel. Balangnipa, Kec. Sinjai Utara, Kab. Sinjai, Kamis pagi (30/7/2026).
Dalam kegiatan itu, Aiptu Catur Wahyu Anggono memberikan edukasi kepada siswa dan siswi mengenai bahaya bullying serta pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.
Materi yang disampaikan antara lain mengenai pengertian bullying serta berbagai bentuk perundungan yang dapat terjadi di lingkungan sekolah. Para siswa diberikan pemahaman bahwa tindakan mengejek, menghina, mengucilkan, mengintimidasi, maupun melakukan kekerasan terhadap teman merupakan perilaku yang dapat memberikan dampak buruk bagi korban.
Selain mengenalkan bentuk-bentuk bullying, para siswa juga diberikan pemahaman mengenai dampak yang dapat ditimbulkan. Perundungan tidak hanya menimbulkan luka secara fisik, tetapi juga dapat memengaruhi kondisi psikologis korban, menurunkan kepercayaan diri, mengganggu proses belajar, menurunkan prestasi akademik, hingga meninggalkan trauma dalam jangka panjang.
Aiptu Catur Wahyu Anggono juga mengajarkan langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya bullying. Para siswa diimbau untuk membangun kebiasaan saling menghormati, tidak mudah mengejek atau merendahkan teman, serta berani bersikap ketika melihat tindakan perundungan.
Kepada siswa yang mengetahui atau melihat adanya praktik bullying, polisi mengingatkan agar tidak diam. Mereka diarahkan untuk segera melaporkan kejadian tersebut kepada guru, orang tua, atau pihak yang dipercaya sehingga dapat segera ditangani dan tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih serius.
Kegiatan Binluh tersebut merupakan bagian dari upaya preventif Unit Binmas Polsek Sinjai Utara dalam membangun kesadaran hukum sekaligus membentuk karakter anak yang menjunjung tinggi nilai persaudaraan, toleransi, dan anti-kekerasan.
Kapolres Sinjai AKBP Jamal Fathur Rakhman, S.Ik., MH., mengatakan bahwa pembinaan dan penyuluhan kepada pelajar merupakan langkah penting dalam mencegah berbagai bentuk kekerasan sejak dini.
“Pencegahan bullying harus dilakukan secara bersama-sama. Anak-anak perlu diberikan pemahaman bahwa setiap orang harus diperlakukan dengan baik dan penuh rasa hormat. Kami berharap melalui kegiatan seperti ini, para siswa dapat menjadi generasi yang memiliki karakter positif, berani menolak kekerasan, serta mampu menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman,” ujarnya.
Ia menambahkan, kepolisian akan terus mendorong kegiatan edukatif dan preventif di lingkungan sekolah sebagai bagian dari upaya menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif sekaligus melindungi anak-anak dari berbagai bentuk kekerasan dan perundungan.
Dengan adanya penyuluhan tersebut, diharapkan para siswa SD Negeri 82 Tokinjong semakin memahami bahaya bullying dan mampu menerapkan sikap saling menghargai dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.
(Umar)













