Fokustime.id – Morowali, 27 Juli 2026 – Dalam upaya memperkuat sinergi antarinstansi pemerintah, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Morowali, Yusva Aditya, melaksanakan koordinasi dengan KPP Pratama Poso di Morowalii terkait pengawasan dan kepatuhan terhadap kewajiban perpajakan bagi Warga Negara Asing (WNA) yang melakukan kegiatan di wilayah Kabupaten Morowali. Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam mendukung pengawasan orang asing secara terpadu serta memastikan kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Dalam pertemuan tersebut, kedua instansi membahas berbagai hal terkait penguatan koordinasi, pertukaran informasi, serta mekanisme kolaborasi dalam rangka mendukung pengawasan terhadap keberadaan dan aktivitas Warga Negara Asing, khususnya yang memiliki kewajiban sebagai wajib pajak di Indonesia. Sinergi antara Kantor Imigrasi Kelas I TPI Morowali dan KPP Pratama Poso di Morowali diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pengawasan, memperkuat kepatuhan hukum, serta mendukung terciptanya tata kelola pemerintahan yang baik.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Morowali, Yusva Aditya, menyampaikan bahwa koordinasi lintas sektor merupakan bagian dari implementasi semangat Imigrasi untuk Rakyat. “Imigrasi untuk Rakyat tidak hanya diwujudkan melalui pelayanan yang cepat dan berkualitas, tetapi juga melalui pengawasan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui sinergi dengan KPP Pratama Poso di Morowali, kami ingin memastikan Warga Negara Asing yang melakukan kegiatan di Indonesia mematuhi seluruh ketentuan yang berlaku, termasuk kewajiban perpajakannya. Dengan demikian, tercipta kepastian hukum, iklim investasi yang sehat, serta rasa aman dan keadilan bagi masyarakat dan pelaku usaha di Kabupaten Morowali,” ujar Yusva Aditya.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sulawesi Tengah, Arief Hazairin Satoto, menegaskan bahwa kolaborasi antarinstansi merupakan bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas pengawasan keimigrasian. “Pengawasan terhadap Warga Negara Asing membutuhkan sinergi yang kuat antara Imigrasi dengan kementerian maupun lembaga terkait. Dengan koordinasi dan pertukaran informasi yang baik, pelaksanaan pengawasan akan semakin optimal, akuntabel, serta mampu memberikan kepastian hukum. Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat sekaligus mendukung iklim investasi yang tertib dan berkelanjutan di Sulawesi Tengah,” ungkap Arief Hazairin Satoto.
Melalui koordinasi ini, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Morowali berkomitmen untuk terus mempererat kerja sama dengan KPP Pratama Poso di Morowali sebagai bentuk penguatan pengawasan terhadap Warga Negara Asing. Diharapkan sinergi yang terjalin dapat meningkatkan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, mengoptimalkan penerimaan negara melalui kepatuhan wajib pajak, serta menciptakan kepastian hukum, keamanan, dan kenyamanan bagi masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.
(Umar)













