LUWU TIMUR,FOKUSTIME.ID-PENCEGAHAN PERNIKAHAN DINI, WUJUDKAN GENERASI EMAS YANG MANDIRI MENUJU LUWU TIMUR BERPRESTASI”
DPC Srikandi Pemuda Pancasila Kabupaten Luwu Timur menggelar *Seminar dan Sosialisasi “Pencegahan Pernikahan Dini, Wujudkan Generasi Emas yang Mandiri”* pada Sabtu, 18 Juli 2026 di Aula Kantor Kecamatan Burau.
Kegiatan ini diikuti peserta dari 3 wilayah: Burau, Angkona, dan Wotu. Rangkaian roadshow akan dilanjutkan besok di Tomoni, Tomoni Timur, Mangkutana, dan Kalena.
Acara dibuka oleh *Bupati Luwu Timur, Bapak H. IRWAN BACHRI SYAM, ST, IPM,dan diawali dengan Lagu Indonesia Raya, Mengheningkan Cipta, Mars Pemuda Pancasila serta *Pembacaan Ikrar Pemuda Pancasila*.
*Turut hadir:*
Bupati Luwu Timur, Wakil Bupati atau yang mewakili, Ibu Wakil Bupati atau yang mewakili, Ketua TP PKK atau yang mewakili, Ketua DPW Srikandi PP Sulsel *Ibu Irmawati Syahrir*, Ketua DPC PP Luwu Timur beserta pengurus, Ketua Umum PP Srikandi Pusat atau yang mewakili, Ketua Panitia *Ibu SRIWATI.S.PD,M.PD, unsur OPD, Camat serta ratusan peserta pelajar dan masyarakat.
*Dukungan dari Aparat Keamanan*
Dalam konferensi pers usai kegiatan,Kapolres Luwu Timur yang di wakili Oleh *Kapolsek Burau AKP Ahmar Wijaya.S.Sos menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap program Srikandi Pemuda Pancasila.
> “Kami dari Polsek Burau sangat mengapresiasi dan mendukung penuh program Srikandi Pemuda Pancasila dalam upaya pencegahan pernikahan dini. Ini sejalan dengan tugas kami dalam melindungi anak-anak dan menciptakan generasi muda yang sehat, cerdas, dan berkarakter,” tegas AKP Ahmar Wijaya.
*Para Narasumber:*
1. *Ibu Irmawati Syahrir* – Ketua DPW Srikandi PP Sulsel
2. *Dr. Hisma Kahman, SH, MH, CIL* – Dosen UNANDA Palopo / Pengacara
3. Dr. Hj. Andi Riwarda, M.Pd. (Dosen) UIN Palopo / Komisi Pemberdayaan Perempuan MUI Palopo
4. *Mawir, S.H.Q., M.H.I* – Ketua Pengadilan Agama Malili
*Ketua DPC Srikandi PP Luwu Timur, Ibu Megawati Santoso, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan mengedukasi remaja agar fokus pada pendidikan dan kemandirian sebelum menikah.
> “Kami ingin lahirkan Generasi Emas yang Mandiri. Dengan dukungan Pemda, Forkopimda, dan seluruh elemen masyarakat termasuk Polri, kami yakin Luwu Timur bisa menjadi daerah percontohan pencegahan pernikahan dini,” ujar Ibu Mega.
Materi seminar juga menyoroti *UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak* yang menegaskan larangan perkawinan pada usia anak dan sanksi bagi yang melanggarnya.
Acara ditutup dengan sesi tanya jawab, foto bersama, dan doa bersama.
*Luwu Timur, 18 Juli 2026*
_Panitia Pelaksana_
*SRIKANDI PEMUDA PANCASILA LUWU TIMUR*
-MEGAWATI SANTOSO – Ketua
-SRIWATI S.Pd,M.Pd – Ketua Panitia
-IRAWATI RAHMAN* – Sekretaris
Laporan Jurnalis Sultan Bakri M













