Daerah

Imigrasi Morowali Gelar Kegiatan Sehat Jasmani dan Rohani untuk Tingkatkan Semangat Kerja Pegawai dalam Melayani Masyarakat

×

Imigrasi Morowali Gelar Kegiatan Sehat Jasmani dan Rohani untuk Tingkatkan Semangat Kerja Pegawai dalam Melayani Masyarakat

Sebarkan artikel ini

 

 

Fokustime.id – Morowali, 12 Juni 2026 – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Morowali melaksanakan kegiatan *“Imigrasi Morowali Sehat Jasmani dan Rohani”* yang diikuti oleh seluruh jajaran pegawai. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan sumber daya manusia guna menjaga kebugaran fisik, kesehatan mental, serta mempererat kebersamaan di lingkungan kerja. Rangkaian kegiatan diawali dengan olahraga bersama yang bertujuan meningkatkan kebugaran dan daya tahan tubuh pegawai sebagai penunjang pelaksanaan tugas dan fungsi keimigrasian.

 

Selain kegiatan olahraga, para pegawai juga mengikuti pembinaan rohani yang diisi dengan penyampaian nilai-nilai integritas, disiplin, dan tanggung jawab sebagai Aparatur Sipil Negara. Kegiatan ini menjadi sarana untuk membangun keseimbangan antara kesehatan fisik dan spiritual sehingga pegawai dapat menjalankan tugas dengan semangat, profesionalisme, dan dedikasi yang tinggi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

 

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Morowali, *Yusva Aditya*, menyampaikan bahwa kesehatan jasmani dan rohani merupakan modal penting dalam mendukung kinerja organisasi. Menurutnya, pegawai yang sehat secara fisik dan mental akan mampu memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada masyarakat. “Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun budaya kerja yang sehat, produktif, dan penuh kebersamaan. Semangat _*Imigrasi untuk Rakyat*_ harus didukung oleh sumber daya manusia yang memiliki kondisi fisik yang prima, mental yang kuat, serta komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Yusva.

 

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sulawesi Tengah, *Arief Hazairin Satoto*, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai bentuk pembinaan pegawai yang positif dan berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa kualitas pelayanan publik sangat dipengaruhi oleh kualitas sumber daya manusia yang menjalankannya. Oleh karena itu, kegiatan yang mendukung kesehatan fisik, mental, dan spiritual pegawai perlu terus dilaksanakan guna menciptakan aparatur yang profesional, berintegritas, dan siap memberikan pelayanan keimigrasian yang prima kepada masyarakat.

(Umar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *