TNI/POLRI

Hujan Tinggi Rusak Jalan Poros, TNI dan Warga Kompak Lakukan Aksi Gotong Royong

×

Hujan Tinggi Rusak Jalan Poros, TNI dan Warga Kompak Lakukan Aksi Gotong Royong

Sebarkan artikel ini

 

Kolaka Timur, fokustime.id– Sebagai wujud kepedulian terhadap kondisi infrastruktur dan untuk membantu kelancaran aktivitas masyarakat, anggota Koramil 1412-06/Mowewe bersama warga Desa Ameroro dan Desa Singgere melaksanakan kegiatan gotong royong memperbaiki jalan poros yang menghubungkan Desa Ameroro dan Desa Tutuwi, Kecamatan Tinondo, Kabupaten Kolaka Timur, pada Sabtu (30/05/2026).

 

Kegiatan gotong royong tersebut dilakukan sebagai respons atas kerusakan parah yang terjadi pada jalan poros akibat tingginya intensitas curah hujan dalam beberapa waktu terakhir. Kerusakan jalan tersebut sempat menghambat mobilitas masyarakat, khususnya dalam kegiatan ekonomi, pendidikan, serta akses pelayanan kesehatan antar desa.

 

Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, personel Koramil 1412-06/Mowewe bersama masyarakat bahu-membahu melakukan penimbunan, perataan badan jalan, serta pembersihan saluran air guna mengurangi dampak kerusakan yang lebih parah.

 

Dandim 1412/Kolaka Letkol Inf Choky Gunawan, S.Sos.,M.Han., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat di wilayah binaan.

 

“Kegiatan gotong royong ini merupakan wujud nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mengatasi permasalahan yang dihadapi warga. Kami berharap perbaikan sementara ini dapat memperlancar akses transportasi masyarakat hingga nantinya mendapatkan penanganan lebih lanjut dari pihak terkait,” ujarnya.

 

Masyarakat Desa Ameroro dan Desa Singgere menyambut baik keterlibatan anggota Koramil dalam kegiatan tersebut. Mereka mengapresiasi kepedulian TNI yang selalu hadir di tengah masyarakat, terutama saat menghadapi berbagai kesulitan, termasuk kerusakan infrastruktur akibat faktor alam.

 

Melalui kegiatan gotong royong ini, diharapkan akses jalan penghubung antar desa dapat kembali digunakan dengan lebih aman dan nyaman, sehingga aktivitas masyarakat dapat berjalan lancar serta memperkuat semangat kebersamaan dan budaya gotong royong di tengah masyarakat.

(Umar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *