Sinjai, fokustime.id- Kepala Kepolisian Resor Sinjai, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Jamal Fathur Rakhman, S.Ik.,MH menghadiri kegiatan Gelar Operasional (GO) Triwulan I Tahun 2026 yang digelar oleh Polda Sulawesi Selatan di Aula Mappaodang, Kamis (23/4/2026).
Turut mendampingi Kapolres Sinjai, Kabag Ops Kompol Syamsuddin, SHi.,M.Si Kasat Lantas AKP Sudirman, S.Sos Kasat Intelkam AKP Hasan Loan, dan Kasat Reskrim Iptu Dr. Adi Asrul, SH.,MH.
Gelar Operasional secara resmi dibuka oleh Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, SH.,MH serta dihadiri para Pejabat Utama Polda Sulsel dan seluruh Kapolres jajaran.
Dalam arahannya, Kapolda Sulsel menekankan pentingnya evaluasi kinerja operasional pada Triwulan I sebagai dasar dalam menyusun strategi dan langkah taktis kedepan.
Kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi capaian, kendala, serta merumuskan solusi guna meningkatkan kinerja kepolisian dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.
Kapolres Sinjai AKBP Jamal Fathur Rakhman, S.Ik.,MH menyampaikan bahwa keikutsertaannya dalam kegiatan ini bersama para Kapolres dan beberapa Pejabat Utama, merupakan bagian dari komitmen Polres Sinjai dalam mendukung program dan kebijakan Polda Sulsel sekaligus memperkuat upaya peningkatan kinerja di seluruh jajaran.
“Melalui gelar operasional ini, kami dapat mengevaluasi pelaksanaan tugas serta menyelaraskan langkah-langkah strategis ke depan, khususnya dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif khususnya di wilayah Kabupaten Sinjai” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa seluruh jajaran Polres Sinjai akan terus memperkuat sinergi, meningkatkan kinerja, serta menjaga soliditas dalam memberikan pelayanan dan perlindungan terbaik kepada masyarakat.
“Kami akan menindaklanjuti setiap arahan pimpinan dengan langkah nyata di lapangan, khususnya dalam upaya menjaga kamtibmas, meningkatkan kepercayaan publik, serta memberikan pelayanan yang terbaik, dan humanis kepada masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan Gelar Operasional Triwulan I ini diharapkan menjadi momentum evaluasi yang objektif dan konstruktif, sekaligus ruang konsolidasi strategis dalam memperkuat peran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang presisi.
(Umar)













